BERITA PAPUA SELATAN

Membangun dari Batas Negeri

Berita Nasional Pemerintah Daerah Pendidikan

Guritno: Pengawas Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Papsel

Pengawas sekolah
Pose bersama saat pembukaan diklat pengawas sekolah di Provinsi Papua Selatan, Selasa (3/12/2024).

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno menegaskan, pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan diklat pengawas sekolah karena bagian dari upaya meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Provinsi Papua Selatan.

Hal itu disampaikannya saat mewakili Pj Gubernur Papua Selatan, Komjen Pol (purn) Rudy Sufahriadi membuka diklat pengawas sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan disalah satu hotel Merauke, Selasa (3/11/2024).

“Diklat ini baik supaya perencanaan itu dibicarakan agar bisa diimplementasikan dalam tugas dan pelayanannya,” ucap Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Selatan.

AJ Guritno menuturkan, pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Ia menegaskan, pengawas sekolah mempunyai peranan strategis untuk memastikan proses pendidikan ditingkat sekolah berjalan dengan baik dan efektif.

Pengawas sekolah tidak hanya bertugas sebagai pengawas tetapi juga memberikan pendidikan, pembinaan dan evaluasi bagi para pendidik serta tenaga pendidikan lainnya.

“Melalui diklat pengawas sekolah ini kami berharap agar para peserta meningkatkan kompetensinya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas yang profesional,” lugasnya.

Selain itu, lanjut dia, diklat ini juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar pihak-pihak terkait dalam dunia pendidikan di Provinsi Papua Selatan.

“Sehingga kita bersama-sama dapat menciptakan iklim pendidikan yang lebih baik, lebih inklusif dan lebih berkualitas. Jadi, peranan pengawas bapak dan ibu sangat penting,” ujarnya.

Asisten I Setda mengatakan, jika ada proses belajar mengajar yang tidak berjalan dan ada sekolah yang sudah ditutupi rumput berarti peran pengawas yang sudah tidak berfungsi.

“Jadi, bukan hanya guru yang mengajar itu yang salah tetapi pengawas itu juga salah,” tegas ASN penerima Satyalancana Karya Satya XXX tahun.

Oleh sebab itu, menurutnya, melalui diklat ini bisa dibicarakan secara komperenshif dan mengisi satu dengan yang lain bersinergi melihat permasalahan yang ada di lapangan baik kekurangan yang ada pada guru maupun pada pengawas.

“Kami percaya bahwa pengembangan kapasitas para pengawas sekolah dapat menghadirkan lingkungan belajar yang optimal bagi para siswa sekaligus mempersiapkan generasi masa depan yang lebih siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.

AJ Guritno mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dalam mengikuti materi pelatihan, berdiskusi dengan para narasumber dan sesama peserta.

Dengan demikian, apa yang didapatkan nantinya bisa dingaplikasikan ditengah-tengah tugas bersama dengan para guru yang lain.

“Semoga diklat ini tidak hanya meningkatkan kompetensi tetapi juga mempererat hubungan kerja dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Provinsi Papua Selatan,” tandas Asisten I Setda Papua Selatan. (Hidayatillah)

Visited 13 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page