Hardiknas Expo Libatkan 16 Badan Usaha, Gebyar Loker bagi 3 Ribu Pencaker Merauke

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Merauke melibatkan sejumlah perusahaan dalam kegiatan Hardiknas Expo SMK sebagai upaya membuka akses informasi dan peluang kerja bagi masyarakat, khususnya pencari kerja (pencaker) lokal.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Merauke, Keliopas Ndiken, S.S.TP mengatakan, sebanyak 16 badan usaha dari total 925 pelaku usaha di Kabupaten Merauke dilibatkan secara langsung dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam momentum Hardiknas menjadi langkah strategis untuk mempertemukan dunia usaha dengan pencari kerja.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pelaku usaha yang ada di Kabupaten Merauke. Dari 925 pelaku usaha, sebanyak 16 badan usaha kami libatkan untuk mengambil bagian dalam Hardiknas Expo,” ujar Kadisnakertrans.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui secara langsung berbagai peluang kerja yang tersedia di dunia usaha.
Para pencari kerja juga didorong untuk mendaftarkan diri melalui mekanisme resmi yang berlaku.
Disnaker Merauke, lanjutnya, akan mencatat setiap pencari kerja yang melamar melalui perusahaan.
Sekaligus memberikan rekomendasi kepada pihak perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam proses perekrutan.
“Kami minta kepada perusahaan agar memberikan ruang bagi pencari kerja untuk melihat dan mengetahui informasi terkait jenis pekerjaan yang tersedia. Nantinya setiap pelamar akan didaftarkan sebagai pencari kerja di Dinas Tenaga Kerja,” pinta Keliopas.
Selain membuka peluang kerja, pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap tenaga kerja lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP) dan masyarakat yang lahir serta besar di Merauke.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk proteksi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan terserap dalam dunia kerja.
“Kami berharap perusahaan juga memberikan prioritas kepada anak-anak Merauke, terutama Orang Asli Papua dan masyarakat lokal,” katanya.
Saat ini, jumlah pencari kerja di Kabupaten Merauke diperkirakan mencapai sekitar 3 ribu orang dan terus bertambah setiap tahun.
Oleh karena itu, pemerintah berharap perusahaan yang beroperasi di Merauke dapat menyerap tenaga kerja lokal secara optimal.
Selain itu, Disnaker Merauke juga terus melaksanakan berbagai pelatihan keterampilan guna meningkatkan kemampuan tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

“Kami terus meningkatkan pelatihan keterampilan masyarakat agar mereka siap bekerja. Harapannya angka pengangguran dan kemiskinan di Merauke dapat berkurang,” tandas Kadisnaker. (Jurnalis: Adlan / Redaktur: Hidayatillah)



