BERITA PAPUA SELATAN

Membangun dari Batas Negeri

Berita Ekonomi Foto Lifestyle Nasional Pendidikan

Mama-mama Kampung Nasem Merauke Didorong Kembangkan Pertanian Berkelanjutan

Mama

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Tim Insaintek Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Musamus (Unmus) baru-baru ini menggelar kegiatan bimbingan teknis di Kampung Nasem, Distfik Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Mengusung tema ‘bimbingan teknis pembuatan pupuk organik dan demonstrasi plot tanaman pangan dengan penerapan irigasi tetes’

Bimtek ini diikuti oleh 36 peserta yang terdiri dari mama-mama kelompok tani, tim insaintek, PPL dan mahasiswa pertanian. 

Bagi mama-mama, kegiatan bertani sudah dilakukan sejak lama. Namun, adanya bimbingan ini memberikan inovasi melalui pengenalan teknologi saintek sederhana.

Penggunaan pupuk organik menjadi salah satu materi penting karena bahan-bahan yang tersedia dilingkungan dan dapat dimanfaatkan secara langsung, seperti kotoran ternak (sapi atau ayam) serta limbah-limbah dapur. 

Selain pemupukan, peserta diperkenalkan metode menanam cabai, bayam, kangkung, daun bawang dan buncis menggunakan raise bed sebagai alternatif menghadapi kondisi lahan yang miskin unsur hara. 

Mengingat musim kemarau berkepanjangan, metode irigasi tetes dengan memanfaatkan botol bekas minuman merupakan upaya adaptasi penting bagi mama-mama agar masyarakat tetap dapat mencukupi kebutuhan pangan dari pekarangan. 

Cara ini dianggap penting karena dapat memudahkan dalam proses pemeliharaan tanaman hortikultura dalam kondisi kemarau saat ini.

Perwakilan tim menjelaskan bahwa kegiatan bimtek ini tidak hanya bertujuan memberikan informasi, tetapi juga mendorong mama-mama untuk mencoba dan menerapkan secara mandiri.  

“harapan kami melalui kegiatan bimtek ini, mama-mama tidak hanya mengetahui cara bertani, tetapi didukung dengan ketrampilan-ketrampilan lain,” ujar Perwakilan Tim Pelaksana, Dr. Jefri Sembiring.

“Kami berharap pengetahuan tentang penggunaan irigasi tetes, pembuatan pupuk organik dan penanaman beberapa jenis tanaman hortikultura dapat menjadi bekal untuk mengembangkan pertanian yang bermanfaat bagi keluarga,” imbuhnya.

Dari Kampung Nasem, langkah sederhana dalam bimtek ini dapat menjadikan mama-mama di Kampung Nasem menjadi terampil dan mandiri dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang pertanian berkelanjutan. 

Tidak hanya berhenti sebagai kegiatan pelatian tetapi terus diterapkan oleh masyarakat agar ketahanan pangan keluarga tetap terjaga. 

Tentang Program

Program In-saintek merupakan inisiasi Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (Minatsaintek) yang merupakan salah satu unit kerja dibawah Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Unmus Merauke melalui Pusat Studi Pertanian Terpadu Lahan Basah, Lahan Kering dan Pesisir merupakan salah satu perguruan tinggi yang terpilih untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber belajar saintek.

Selain itu, meningkatan minat dan partisipasi publik terhadap isu-isu ilmiah, dan menguatkan peran perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan masyarakat berbasis pengetahuan. 

Adapun tema yang diangkat yaitu Nasem blue green innovation.  

Kegiatan ini memperkenalkan pertanian terpadu yang terintegrasi antara pertanian, peternakan dan konservasi pesisir dan membangun laboratorium hidup sebagai media belajar bersama. 

Semua kegiatan dilakukan di Nasem yang secara representasi memiliki ekosistem lahan kering, lahan basah dan pesisir. 

Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan minat sains dan memperkenalkan profesi peneliti di kalangan anak-anak. 

“Misi kami agar masyarakat di Nasem memperoleh bekal/pengetahuan atau praktek saintek sehingga dapat menggunakan pendekatan ilmiah dalam mengambil Keputusan untuk kehidupan mereka sehari-hari,” jelas Ketua Pusat Studi, Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Unmus Merauke, Diana Sri Susanti, SP., MP.

“Dan untuk anak-anak kiranya kegiatan ini dapat menginspirasi karir dan membangkitkan minat sains dalam bidang saintek sebagai bekal dan fondasi awal dalam membangun kehidupan yang lebih baik dan lebih Sejahtera bagi Masyarakat Marind,” tandasnya. (Johana Anike Mendes, S.P. M.P dan tim Insaintek)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page