Sukacita Masyarakat Adat Tali Sejarah Papua Selatan Sambut Reses Legislator Joseph Albin Gebze di Yatom

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Hari yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat adat Malind Anim pusat tali sejarah peradaban Merauke, Ibu Kota Provinsi Papua Selatan akhirnya tiba.
Hampir seribu masyarakat adat menyambut dengan sukacita kegiatan reses Wakil Ketua (Waket) III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Selatan, Joseph Albin Gebze, Sabtu (26/7/2025).
Legislator Papua Selatan masa jabatan 2024-2029 itu menyerap aspirasi masyarakat adat tahap kedua pada reses II Tahun 2025 di Dusun Yatom, Kampung Waninggap Nanggo, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke.
Setelah sebelumnya Legislator Joseph Albin Gebze melaksanakan reses pertama di Kampung Imbuti, Kelurahan Samkai, Merauke yang juga pusat peradaban Merauke dan Papua Selatan.Sehingga masyarakat tujuh dusun dari 3 kampung yang diakui oleh pemerintah meliputi
Sirapuh, Urumb, Nohotif, Yatom, Bahor, Wendu, Matara dan Anasai telah berduyun-duyun datang dan berkumpul sejak pagi menunggu kedatangan anak adat kebanggaan yang kini duduk di kursi parlemen.
Raut gembira tak terelakkan, karena momentum ini masyarakat asli Papua bisa menyampaikan secara langsung aspirasi kepada Joseph Albin Gebze sebagai roh orang Malind.
Penyambutan legislator Joseph Albin Gebze oleh para tokoh adat dimulai dari kediaman Ketua Adat Nohotif, Kampung Urumb.

Selanjutnya, Ia dipakaikan atribut adat mulai dari pahalak (cawat) totem golongan adat Sozom, gelang dan hiasan lengan dari anggin hingga mahkota.
Kemudian, Joseph Albin Gebze menaiki mobil pickup diarak menuju Dusun Yatom tepatnya di kediaman tokoh pemuda Malind wilayah Urumb, Waninggap Nanggo dan sekitarnya, Reymundus Bekiuw Gebze yang menjadi pusat kegiatan res.
Albin Gebze didampingi Sekretaris Jenderal Lembaga Adat Malind Anim Kabupaten Merauke, Kasimirus Gebze, Ketua Adat Kuper, Paulinus Moli Gebze dan tokoh adat Mayo, Sozom.
Disusul Raja golongan adat Sozom, Kasimirus Kaize yang turut hadir jauh-jauh dari Kampung Baad, Distrik Anim Ha.
“Albin Gebze, kami punya anak adat maka harus disambut meriah dan dipasangkan atribut adat. Dia punya hak dari adat budaya Sozom. Ini sudah menjadi budaya dan ahli waris harus melaksanakan ini,” tegas Sekjen Lembada Adat Malind. (Adlan/Hidayatillah)




