Terobosan Gubernur Papua Selatan Dorong UMKM Makin Cuan

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Gubernur Provinsi Papua Selatan, Apolo Safanpo berkomitmen mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayahnya untuk berkembang dan maju.
Gubernur pertama di Daerah Otonomi Baru Provinsi Papua Selatan ini memiliki terobosan dalam mendorong UMKM makin cuan.
Mengawali dengan mengunjungi stand pameran UMKM Papua Selatan pada acara syukuran perjuangan bersama relawan Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa di GOR Head Sai Merauke, Kamis (24/4/2025).
Gubernur didampingi Ketua Majelis Rakyat Papua Selatan, Damianus Katayu, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Provinsi Papua, Brigjen TNI Bayu Sudarmanto dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memberikan kesempatan kepada pemilik UMKM menjelaskan produk jualan dan masalah yang dihadapi hingga harapannya kepada pemerintah.
Pendamping UMKM Provinsi Papua Selatan, Yulita Sirken kepada Beritapapuaselatan.com menuturkan, ada sebanyak 16 UMKM sebagai perwakilan yang debut pertama didepan Gubernur Papua Selatan.
Terdiri dari UMKM Orang Asli Papua (OAP) dan nusantara yang menampilkan produk olahan pangan sampai minuman. Baik olahan pangan lokal maupun modern.
“Ini gagasan dari Ketua panitia Bapak Dr. Ahmad Ali Muddin dan perintah Bapak Gubernur Apolo Safanpo untuk pemberdayaan UMKM Papua Selatan,” ungkapnya.
“Walaupun kami belum maksimal mengundang keseluruhan, tetapi dengan harapan UMKM yang hadir ini mewakili teman-teman lainnya,” sambung Lita.
Bahkan, panitia membagikan sebanyak 1.800 kupon kepada peserta yang hadir dalam syukuran perjuangan bersama relawan Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa untuk ditukar makanan atau minuman pada stand UMKM.
Lita menilai, langkah tersebut bisa menjadi satu motivasi agar UMKM kedepan semakin berkembang dan maju.
Sejalan dengan pesan Gubernur Papua Selatan UMKM harus terus maju, jangan berkecil hari jika diawal belum banyak hal dilakukan namun tentu ada terobosan terbaik bagi UMKM.
“Mohon maaf jika relawan-relawan dari 4 kabupaten belum dapat terakomodir. Memang keterbatasan kami sebagai panitia, tetapi kami ingin memaksimalkan dengan efisiensi yang sedang dijalankan seluruh Indonesia,” ujar Lita.
Diharapkan, meningkatnya perekonomian daerah berimbas pada UMUM yang ada.
“Semoga semakin lancar usaha UMKM sehingga pendapatan daerah juga meningkat,” tandas Lita. (Hidayatillah)




