BERITA PAPUA SELATAN

Membangun dari Batas Negeri

Berita Nasional Pemerintah Daerah

Pj Gubernur Papsel Luncurkan Aplikasi SIMPEG dan SIAPPS

Launching SIMPEG dan SIAPPS
Pj Gubernur Papua Selatan, Komjen Pol (purn) Rudy Sufahriadi saat melaunching aplikasi SIMPEG terintegrasi dan SIAPPS Tahun 2024 di Gedung Negara Kantor Gubernur Papsel, Kamis (3/10/2024). PS/ISTIMEWA

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Pj Gubernur Papua Selatan, Komjen Pol (purn) Rudy Sufahriadi melaunching/meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) terintegrasi dan Sistem Informasi Absensi Provinsi Papua Selatan (SIAPPS) Tahun 2024.

Peluncuran SIMPEG dan SIAPPS berlangsung di Gedung Negara Kantor Gubernur Provinsi Papsel, Kamis (3/10/2024).

“Ini luar biasa saja, seharusnya provinsi ini ada sudah dilounching,” kata Rudy dalam sambutannya.

Menurutnya, ini kemajuan teknologi yang semuanya harus beradabtasi, terutama absensi harus diikuti. Luar biasa, harus dilakukan, semoga aplikasi ini menambah semangat kerja para pegawai.

“Kalau yang rajin pasti semangat, tetapi yang agak malas ini pasti merasa agak berat,” ujarnya.

Rudy mengatakan, banyak tantangan tetapi harus bisa. Meski Merauke tempat yang jauh, namun ASN harus bisa mengaplikasikan. 

“Semoga aplikasi ini menambah semangat kerja bagi para pegawai dilingkup Pemerintah Provinsi Papua,” ucap Rudy.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papsel, Albert Rapami menjelaskan, sesuai dengan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 95 Tahun 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik mendorong penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai aspek pemerintahan diseluruh tingkatan.

“Kita sebagai provinsi baru, pak sekda menyampaikan kepada saya ditahun lalu bahwa untuk menyiapkan sistem informasi manajemen kepegawaian,” ujarnya.

Albert menilai aplikasi tersebut penting, lantaran Pemerintah Provinsi Papsel bakal memberlakukan pembayaran tambahan penghasilan bagi pegawai negeri.

“Pak Sekda berharap ada sistem yang mengatur tentang kehadiran dan kinerja sebagai dasar pembayaran TPP,” kata Albert.

Disamping itu, jelasnya, dalam penataan kepegawaian, mulai dari pegawai negeri itu diterima sebagai ASN sampai pada pensiun dimenej secara baik dalam sistem.

Albert mengungkapkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjuk pengembang simpeg. 

Fitur-fitur dalam simpeg meliputi fitur data pegawai, pemutahiran data, laporan pegawai, statistik pegawai,tata naskah pegawai, penilaian kinerja dan layanan kepegawaian lainnya.

Selain itu, didalamnya ada aplikasi taka yang mengatur tentang naskah dinas, seluruh dokumen pegawai ada didalam sistem ini.

“Sehingga kalau mau naik pangkat pegawai hanya membuat SKP saja, kalau kita aktif untuk menyampaikan informasi tentang data kita dalam sistem ini, naik pangkat Kasubag Umum dan Kepegawaian hanya menyiapkan SKP saja,” lugasnya.

Kemudian, dalam sistem ini juga ada aplikasi aktivitas kerja sebagai kriteria dalam pembayaran TPP. Kemudian, sistem informasi tambahan penghasilan. 

Albert menyebut, m Dinas Komunikasi dan Informasi Papsel sementara mengembangkan sistem informasi absensi Papua Selatan yang akan diuji dalam bulan ini.

Pihaknya sudah melakukan sosialosasi terkait penggunaan aplikasi ini pada Juni-Mei 2024 kesetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Provinsi Papua Selatan. Meski demikian, diharapkan kepada para Kasubag umum dan kepegawaian disetiap OPD yang ada.

Sekedar informasi, momentum itu dihadiri oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), seluruh OPD dilingkup Pemerintah Provinsi Papua Selatan serta swasta. (Hidayatillah)

Visited 95 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page