AJ Guritno Buka Sosialisasi Saber Pungli dan Antikorupsi bagi ASN

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno membuka kegiatan sosialisasi unit pemberantasan pungutan, sapu bersih (saber) pungutan liar (pungli) dan penyuluhan antikorupsi bagi aparatur pemerintah yang digelar oleh Inpektorat Provinsi Papua Selatan disalah satu hotel Merauke, Senin (2/12/2024).
Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 ini diikuti oleh perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari empat kabupaten cakupan wilayah Provinsi Papua Selatan meliputi Merauke, Boven Digoel, Asmat dan Mappi.
Menghadirkan narasumber dari Irwas Polda Papua, AKP Sarwoko dan Tipikor Polda Papua, AKP Najamudin.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko (AJ) Guritno mewakili Pj Gubernur Papua Selatan, Komjen Pol (Purn) Rudy Sufahriadi dalam sambutannya mengharapkan agar kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi bagi ASN Provinsi Papua Selatan hendaknya menjadi momen penting bagi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf yang mengikuti.
Tujuannya, untuk memahami dan melaksanakan tugas pokok fungsinya masing-masing sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.
“Dengan demikian, bapak/ibu seluruh ASN dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan terhindar dari tindakan korupsi yang merugikan rakyat, bangsa dan negara,” tegasnya.
Begitu pula para narasumber, tutur Asisten I Setda, menyampaikan materi dengan baik agar dapat memberikan pemahaman bagi para peserta sosialisasi pencegahan korupsi.
Sehingga dari hasil sosialisasi ini, semua ASN dan para pejabat pimpinan di Papua Selatan lebih berhati-hati dalam bekerja.
Selain itu, lebih mendasarkan pada peraturan hukum yang berlaku dalam melaksanakan tugas kewajibannya.
Supaya tidak terjadi kesalahan atau meminimalisasi kesalahan dalam tugas melayani masyarakat.
“Karena dengan pemahaman yang baik akan regulasi pasti kita semua akan terhindar dari pelanggaran. Kecuali kalau ada niat buruk untuk korupsi yang tentunya akan merugikan diri dan keluarganya,” lugas ASN penerima satyalancana karya satya XXX tahun.
Agustinus Joko Guritno berpesan kepada semua peserta agar dapat mengikuti kegiatan sampai selesai.
Dia juga menyampaikan terimakasih kepada inspektur beserta seluruh jajaran, panitia dan narasumber yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi anti korupsi dalam rangka mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di Provinsi Papua Selatan.
“Diharapkan, kita semua mampu untuk menolak korupsi dan juga mampu memberantas korupsi dimulai dari diri pribadi masing-masing,” tandas Asisten I Setda Papua Selatan. (Hidayatillah)



