
Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Partai Golkar Provinsi Papua Selatan yang digelar disalah satu hotel di Merauke, Jumat (7/11/2025).
Ketum DPP Golkar, Bahlil dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya musda di provinsi termuda Tanah Papua.
Ia menegaskan, Papua Selatan yang baru berusia kurang dari lima tahun merupakan hasil perjuangan panjang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan publik bagi masyarakat.
“Papua Selatan ini lahir melalui proses pemekaran sekitar tahun 2022-2023. Tujuannya jelas, untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
“Golkar hadir dan berperan aktif dalam proses tersebut,” sambung Bahlil.
Ia menekankan, Partai Golkar memiliki andil besar dalam perjuangan pemekaran wilayah di Papua, termasuk pembentukan Provinsi Papua Selatan.
Bahlil menyinggung peran Komisi II DPR RI yang saat itu diketuai oleh kader terbaik Partai Golkar dalam memperjuangkan pemekaran.
“Golkar selalu hadir memperjuangkan yang terbaik bagi rakyat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Dalam forum tertinggi ditingkat DPD ini, Musda akan membahas tiga agenda utama antara lain:
Evaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, penyusunan rekomendasi program, dan pemilihan ketua baru DPD Golkar Papua Selatan.
Bahlil memberikan penghargaan kepada Yusak Yaluwo, Ketua DPD Golkar Papua Selatan pertama.
Yusak dianggap sebagai tokoh peletak dasar dan penggerak utama perkembangan Partai Golkar di Papsel.
“Pak Yusak adalah tokoh yang membangun pondasi Golkar di Papua Selatan. Dedikasi dan karyanya akan selalu dikenang,” kata Bahlil.
Ia mengingatkan, pentingnya konsolidasi internal dan peningkatan peran politik Partai Golkar di Papua Selatan.
Bahlil menargetkan peningkatan jumlah kursi Golkar di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota pada pemilu mendatang.
Selain politik, Bahlil juga menyoroti potensi besar Papua Selatan sebagai lumbung pangan dan energi nasional, terutama diwilayah Merauke.
“Merauke memiliki potensi luar biasa. Ini adalah kawasan strategis yang kedepan bisa menjadi sentra ketahanan pangan dan energi bagi Indonesia,” katanya.
Ia menilai, Papua Selatan merupakan miniatur Indonesia dengan pluralitas suku, agama, dan budaya yang terjalin erat.
Ia mengajak seluruh kader Partai Golkar di wilayah tersebut untuk bekerja dengan hati dan semangat gotong royong demi kemajuan Papua Selatan dan Indonesia.
“Tanah ini adalah tanah yang diberkati Tuhan. Siapa pun yang bekerja dengan tulus di sini, akan menuai hasil kebaikan,” tandas Bahlil. (Adlan/Hidayatillah)



