Bidang IX BPD HIPMI Papsel Sukses Debut Xponesia Munas HIPMI XVIII Lampung

Beritapapuaselatan.com, LAMPUNG – Bidang IX Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Selatan sukses debut perdana pada gelaran XPONESIA Munas XVIII di Lampung selama dua hari 10-11 Juni 2026.
Melalui penampilan terbaik booth UMKM BPD HIPMI Papua Selatan sehingga dianugerahi best booth design ajang XPONESIA Awards oleh panitia.
Kekompakan para pengusaha muda UMKM BPD HIPMI Papua Selatan membawa nama harum tanah Malind Anim ujung timur Indonesia diwilayah Barat Indonesia.
Ketua Bidang IX BPD HIPMI Papua Selatan, Yulita Sirken mengungkap syukur karena antusias pengunjung dan pembeli di Booth UMKM BPD HIPMI Papsel dalam XPONESIA Munas HIPMI sangat membludak.
“Alhamdulillah diluar ekspektasi, semua target terlampaui. Kita berhasil meraih penghargaan 5 booth terbaik kategori yang diluncurkan panitia XPONESIA Munas HIPMI,” tuturnya kepada Beritapapuaselatan.com di Lampung, Kamis (12/6/2026).
Dikatakan, target menampilkan produk unggulan UMKM Papsel berupa ukiran Asmat, kerajinan kulit buaya, olahan pangan, batik, dan rajutan yang unik kaya otentik khas daerah berhasil mencuri perhatian pengusaha muda se-Indonesia dan tamu undangan.
“Kami puas mendapatkan hasil penjualan yang luarbiasa terbaik dari total 39 booth tenant yang ikut XPONESIA Munas. Kita juga mendapat jejaring networking yang sangat dibutuhkan UMKM Papua Selatan,” ujar Lita.
“Kami berhasil selling didalam booth sebesar Rp.13.288.000, konsumen yang minta pengiriman produk (karena custom warna kerajinan dan model) sebesar 4.500.000,” rincinya.
Ia mengakui, persiapan mengikuti XPONESIA Munas HIPMI sangatlah mepet, hanya 3 hari menjelang keberangkatan ke Lampung.
Mulai dari persiapan pembuatan video produk UMKM Papsel, desk yang diajukan, membawa produk UMKM dengan perjalanan panjang darat, udara dan laut.
“Sangat disayangkan pengiriman yang begitu jauh dengan packaging yang kurang rapi dari sebagian teman-teman UMKM asal Asmat berupa ukiran banyak yang rusak,” beber Lita.
“Kami berterima kasih kepada Ketum BPD HIPMI Papua Selatan Abangda Kanda Nickson Pampang memberikan kebijakan untuk UMKM asal Asmat akan diberi insentif sebagai penganti ukiran yang rusak,” sambungnya.
Dia bertekad, keikutsertaan UMKM HIPMI Papsel tak hanya sampai di XPONESIA, melainkan terus dilibatkan dalam pameran-pameran UMKM tingkat global.
Bidang IX BPD HIPMI Papsel berkomitmen memprogramkan partisipasi UMKM dalam iven-iven di kancah nasional berikutnya.
Dengan menyiapkan program strategis pameran bisnis matching yang sangat dibutuhkan UMKM Papsel.
“Kami juga akan melakukan pendampingan legalitas usaha pengusaha UMKM dan menyiapkan branding serta kualitas produk UMKM Papua Selatan,” tegas Lita.
Sebagai pembina UMKM Papsel, Lita berharap, kedepan ada investor yang membuka pemasaran lebih luas untuk produk-produk UMKM khususnya dibawah BPD HIPMI Papua Selatan.
Menurutnya, Papua Selatan bukan wilayah transit dan berada diwilayah paling ujung timur Indonesia sehingga harus mempunyai terobosan inovasi dan kreatifitas yang lebih dibanding daerah lain.
Untuk diketahui, XPONESIA menjadi pusat transaksi serta panggung apresiasi bagi pelaku UMKM, BPD HIPMI, dan peserta pameran yang tampil memukau sepanjang acara.
Tidak hanya menjadi ruang pameran visual, melainkan wadah edukasi, networking, dan transaksi bisnis yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Kedepan, XPONESIA diharapkan terus konsisten menjadi agenda unggulan HIPMI untuk mendorong UMKM Indonesia naik kelas, memperluas jaringan pasar, serta siap bersaing dikancah global.
Panitia memberikan XPONESIA Awards kepada lima jawara sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas, inovasi, dan kemampuan berinteraksi dengan pengunjung.
Selain piagam penghargaan, para pemenang juga mendapatkan uang pembinaan dari Organizing Committee (OC) Lokal MUNAS HIPMI XVIII sebagai stimulus pengembangan usaha senilai Rp 1 juta. (Jurnalis: Adlan / Redaktur: Hidayatillah)


