CSR United Tractors Menembus Batas Negeri, Bumi Anim Ha

Wakil Direktur Bidang Kerjasama Institusi dan Pengembangan Layanan, Syaifuddin Zuhri, Dandenzipur 11/MA, Kapten CZI Eka Rian Novyanda, Branch Manager PT UT Tbk Cabang Jayapura, Adhytia Pratomo Saputro, Kepala Disnakertrans ESDM Provinsi Papua Selatan, Lambertus Fatruan, Kepala Disnakertrans Kabupaten Merauke, Keliopas Ndiken, dan Kepala Sekolah UT School Banjarmasin, Kholiq Ahsani melihat langsung demonstrasi siswa pelatihan operator alat berat batch 2 di Mako Denzipur 11/MA, Senin (10/3/2025).
Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Pilar utama Program Corporate Social Responsibility (CSR) United Tractors (UT) beberapa tahun terakhir ini mulai merambah ke wilayah Tanah Papua dari Barat hingga ke Timur.
UT memperluas jangkauan tanggung jawab sosial dan lingkungan di Sorong Provinsi Papua Barat Daya, Raja Ampat Provinsi Papua Barat, Jayapura Provinsi Papua, Timika Provinsi Papua Tengah.
Kini, sejumlah program kegiatan CSR United Tractors masuk ke bumi Anim Ha, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan sebagai ujung timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini RI-PNG.
Pantauan Beritapapuaselatan.com, program CSR UT di Merauke mengimplementasikan pilar pendidikan yang digalakkan UT School berupa pelatihan operator alat berat bagi generasi muda guna mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Program pelatihan operator alat berat excavator merk Komatsu tersebut menggandeng Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 11/Mit Anim (MA) di Jalan Poros Tanah Miring Merauke.
PT UT Tbk Jayapura – Merauke pun melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan SMK Negeri 3 Merauke untuk melaksanakan 14 program Sekolah Binaan UT (SOBAT) agar bisa berkolaborasi dengan maksimal.
Tujuannya, ikut membangun masa depan bangsa yang berkelanjutan.
Branch Manager PT UT Tbk Cabang Jayapura, Adhytia Pratomo Saputro menuturkan, total sebanyak 22 orang kalangan anak muda Merauke tercetak sebagai tenaga ahli dan operator alat berat.
“Kami konsen di Merauke ini CSR bidang pendidikan. Mayoritas anak asli Papua yang dilatih. Ada sebanyak 60 persen Orang Asli Papua (OAP),” ungkapnya saat memberikan sambutan pada acara penutupan pelatihan operator alat berat batch 2 di Mako Denzipur 11/MA, Senin (10/3/2025).
Adhytia merincikan, ada 5 pilar CSR UT meliputi bidang pendidikan, bidang lingkungan yang sudah dilaksanakan di Tanah Papua seperti pengadaan air bersih dan menanam pohon, bidang kesehatan, bidang ekonomi (UMKM) dan bidang tanggap kebencanaan.
Khusus Merauke, CSR UT berkomitmen memberikan kontribusi nyata didunia pendidikan.
Dengan membekali generasi muda untuk berkembang dan berpartisipasi aktif atas projek-projek industri kerja yang ada diwilayah setempat.
“Siswa UT School yang dilatih operator alat berat batch 1 dan 2 yang sudah lulus akan mengikuti on job training. Kami menitip pesan, teman-teman jaga sikap, mental dan fisik karena 3 bulan pelatihan operator bukan waktu yang singkat,” ujarnya.
“Ini bukanlah akhir perjalanan kalian karena kedepan masih ada perjalanan lain sampai kalian duduk sebagai pekerja operator,” pesan Adhytia.
Dia mengakui, siswa UT School pada batch 1 di Merauke telah melakukan on job training selama satu bulan penuh di perusahaan PT AMS dengan hasil yang sangat positif.
Selanjutnya, siswa batch 2 yang sudah menyelesaikan pelatihan bintalsik, inclass training dan gerakan dasar juga akan mengikuti on job training di perusahaan selama 3 bulan kedepan.
Turut hadir dalam closing ceremony, Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan, Paskalis Imadawa, Direktur UT School, Mochamad Hamdan Aziz, Wakil Direktur Bidang Kerjasama Institusi dan Pengembangan Layanan, Syaifuddin Zuhri, Dandenzipur 11/MA, Kapten CZI Eka Rian Novyanda.
Juga Kepala Disnakertrans ESDM Provinsi Papua Selatan, Lambertus Fatruan, Kepala Disnakertrans Kabupaten Merauke, Keliopas Ndiken, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Merauke, Leo Patria Mogot, Branch Manager PT UT Tbk Cabang Jayapura, Adhytia Pratomo Saputro, EHS SR UT Jayapura, Yusril Ihsa Pahala Nur dan tim, dan Kepala Sekolah UT School Banjarmasin, Kholiq Ahsani. (Hidayatillah)




