BERITA PAPUA SELATAN

Membangun dari Batas Negeri

Berita Nasional Pemerintah Daerah Sosial Politik

Danrem 174: Kita Bersyukur Merauke Jadi Tempat Kunjungan Pertama Presiden Prabowo

Danrem 174/ATW: Kita Bersyukur Merauke Jadi Tempat Kunjungan Pertama Presiden Prabowo
Danrem 174/Anim Ti Waninggap (ATW), Brigjen TNI Andy Setyawan didampingi Kasi Intel Kasrem 174/ATW, Letkol Inf M. Ali Akbar usai rangkaian pengamanan kunker RI 1 di Base Ops Lanud JA Dimara Merauke, Papua Selatan. PS/HIDAYATILLAH

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Danrem 174/Anim Ti Waninggap (ATW), Brigjen TNI Andy Setyawan turut serta dalam mengamankan kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Minggu (3/11/2024) usai dilantik 20 Oktober 2024. 

“Kita bersyukur, Merauke menjadi tempat kunjungan kerja Pak Presiden Prabowo yang pertama setelah dilantik. Menjadikan kunjungan pertama beliau di Merauke,” ucap Danrem 174/ATW didampingi Kasi Intel Kasrem 174/ATW, Letkol Inf M. Ali Akbar kepada wartawan usai rangkaian pengamanan kunker RI 1 di Base Ops Lanud JA Dimara Merauke. 

Jenderal bintang satu ini menjelaskan, kunker Presiden Prabowo ke Bumi Anim Ha ingin melihat langsung sampai sejauh mana implementasi program ketahanan pangan Merauke yang diproyeksikan sebagai salah satu lokasi pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan di wilayah timur Indonesia dan didorong untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan nasional. 

“Rangkaian beliau kegiatan sampai Desa Telaga Sari Distrik Kurik dan Wanam, Distrik Ilwayab. Alhamdulillah beliau cukup puas melihat kegiatan pertanian di Telaga Sari. Dari beliau, dianggap (pertanian di Merauke, red) cukup sudah berjalan,” ungkap Danrem 174/ATW.

Menurutnya, menjadi hal yang positif untuk Merauke kedepannya bisa mengembangkan sektor pertanian di Merauke melalui Program Strategis Nasional (PSN). 

Selain itu, Presiden Prabowo melihat langsung rencana kedepan untuk pembukaan lahan yang menjadi PSN di Kabupaten Merauke guna menunjang dan mewujudkan ketahanan nasional khususnya menjadikan Merauke sebagai lumbung pangan nasional. 

“Kita Korem sejauh ini melakukan pendampingan, kita berkolaborasi bersama Dinas Pertanian Kabupaten Merauke dan Provinsi Papua Selatan. Hal ini cukup positif karena hasil yang nyata dilapangan ada peningkatan peningkatan pertanian diwilayah Kabupaten Merauke,” lugas Brigjen TNI Andy Setyawan. 

Alumni Akmil 98 ini mengakui, pembukaan lahan sawah di Wanam, Distrik Ilwayab menjadi salah satu konsen dari Presiden Prabowo karena telah melihat langsung beberapa distrik khususnya persawahan diatas helikopter. 

“Presiden cukup takjub melihat persawahan di Merauke sehingga beliau optimis dengan nanti ada pembukaan lahan baru di Distrik Ilwayab seluas 1 juta hektar itu tentunya akan memberikan manfaat yang cukup signifikan menjadikan ketahanan pangan di Indonesia salah satunya di Merauke,” tandas Brigjen TNI Andy Setyawan.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran mengatakan, Merauke memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan dengan konsep pertanian modern.

“Langkah strategis pencapaian swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo akan kami laksanakan melalui beberapa program, yaitu cetak sawah seluas 3 juta hektare dalam waktu 3-4 tahun, pompanisasi, optimasi lahan, rehabilitasi jaringan irigasi tertier, serta dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mempercepat proses tanam hingga panen,” benernya. 

Pada tahun 2024, pemerintah telah menyelesaikan tahap pertama program Optimasi Lahan Rawa seluas 40.000 hektare di Kabupaten Merauke. Saat ini 35.000 hektare sudah ditanami, dan 5.000 hektare lainnya dalam proses olah lahan untuk segera ditanami.

“Program ini ditargetkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) hingga mencapai IP 300 dan produktivitas tanaman pangan,” sebut Mentan. 

Rencana strategis berikutnya adalah melaksanakan program cetak sawah seluas 1 juta hektare secara bertahap di Kabupaten Merauke, dengan dimulainya demplot di Kawasan Sentra Produksi Pangan seluas 20 hektar di Distrik Wanam sebagai model.

“Demplot ini berfungsi sebagai sarana percontohan bagi petani di Distrik Wanam agar dapat meningkatkan produktivitas pertaniannya,” sambungnya. 

Mentan Amran menegaskan, modernisasi pertanian di Kabupaten Merauke menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Pertanian skala luas seperti di Merauke membutuhkan alat mesin pertanian seperti traktor, rice transplanter, pompa air, dan combine harvester untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen,” ujarnya.

Sebagai langkah nyata, pemerintah telah memberikan bantuan alsintan Traktor Roda 2 sebanyak 65 unit, Traktor roda 4 sebanyak 113 unit, rice transplanter sebanyak 76 unit, pompa air 638 unit, combine harvester 20 unit, dan Handsprayer 90 unit yang dikela 214 brigade pangan.

“Swasembada pangan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua,” tutup Mentan Amran. (Hidayatillah

Visited 15 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page