Diduga Mencuri dengan Kekerasan di Jalan Trans Papua – Muting Merauke, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Seorang pria berinisial AAS diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan terhadap dua korban Inisial R (34) dan anaknya inisial AP (15) di Jalan Trans Papua.
Lokasi kejadian di pertigaan Distrik Muting dan Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIT.
Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka-luka dan kerugian materiil sebesar Rp 130.000.
Peristiwa bermula saat Korban R dan AP mengendarai sepeda motor dari Pasar Simpati, Distrik Eligobel menuju Kampung Enggol Jaya, Distrik Muting.
Ketika melintas di ruas Jalan Trans Papua yang berlubang sebelum simpang Distrik Ulilin dan Muting, pelaku yang berada di lokasi diduga mencegat korban sambil memegang dan mengayunkan sebilah sangkur ke arah mereka.
Tindakan tersebut membuat korban ketakutan dan berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Saat melaju dengan kecepatan tinggi, korban kehilangan kendali dan terjatuh setelah menabrak lubang disekitar Simpang Tiga Ulilin-Muting.
Pelaku kemudian mendatangi korban dan diduga memaksa mereka menyerahkan dompet yang berisi uang tunai sebesar Rp 130.000.
Setelah mengambil seluruh uang didalam dompet, pelaku mengembalikan dompet beserta dokumen milik korban dan meninggalkan lokasi kejadian.
Akibat kejadian itu, korban R mengalami luka memar pada bahu kiri dan lecet pada kaki kanan.

Sedangkan, korban AP mengalami lecet pada kaki kiri serta patah tulang pergelangan tangan kiri hingga harus dirujuk ke Merauke untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi dan korban, serta mengamankan terduga pelaku berikut barang bukti berupa uang tunai Rp130.000.
Selain itu, sebilah sangkur, penutup kepala berwarna hitam, dan satu unit sepeda motor. Kasus tersebut selanjutnya akan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Merauke untuk proses hukum lebih lanjut. (Jurnalis: Adlan / Redaktur: Hidayatillah)


