Harapan dan Dukungan Papua Selatan kepada Ketum HIPMI Terpilih Ade Jona

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Selatan memberikan dukungan penuh kepada Ade Jona Prasetyo sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (Ketum BPP) HIPMI periode 2026-2029.
Hal itu disampaikan Ketua BPD HIPMI Papua Selatan, Nickson Pampang didampingi Waketum dan Sekum Natalis U. Kaipman dalam sidang pleno Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI yang digelar di Ballroom Novotel Bandar Lampung, Sumatera, Kamis (11/6/2026).
Dukungan BPD HIPMI Papua Selatan bersama 32 BPD lainnya itu mengakhiri seluruh rangkaian pemilihan pimpinan organisasi untuk periode kepengurusan berikut.
Caketum nomor urut 2, Ade Jona sah ditetapkan sebagai Ketum BPP HIPMI secara aklamasi dalam sidang pleno IV setelah memperoleh dukungan mayoritas peserta munas.
Dimana caketum nomor urut 1 Reynaldo Bryan dan caketum nomor urut 4 Antony Leong mengalihkan dukungan mereka kepada Ade Jona menjelang penetapan.
Sedangkan Caketum nomor urut 3, Afi Kalla memperoleh dukungan dari 5 BPD.
Selain menetapkan ketum BPP HIPMI terpilih, peserta Munas XVIII HIPMI juga menyepakati susunan formatur yang akan bertugas menyusun kepengurusan BPP Hipmi periode 2026-2029.
Dalam keputusan tersebut, Ahmad Buchari ditetapkan sebagai formatur I.
Kemudian, Reynaldo Rey dipercaya sebagai formatur II untuk mendampingi Ade Jona dalam pembentukan kepengurusan baru.
“Kami BPD HIPMI Papua Selatan dari ujung timur Indonesia berharap kepada Ketum terpilih kedepannya bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan BPD-BPD terlebih khusus BPD HIPMI Papua Selatan,” tuturnya saat menyatakan dukungan kepada Ade Jona di sidang pleno munas XVIII HIPMI Lampung, Kamis (11/6/2026).
“Kalau bisa dalam kunjungan kerja perdana Ketum BPP HIPMI berkunjung mulai dari Indonesia timur. Kami memilih Adi Jona,” sambung Nickson Pampang.
Pria berdarah Toraja yang juga legislator Boven Digoel ini saat ditemui media usai Munas menyampaikan harapannya kepada Ketum terpilih Adi Jona agar lebih effort lagi membuka akses bagi teman pengusaha didaerah naik kelas menjadi pengusaha nasional.
Menurut Nickson, ajang Munas HIPMI menjadi sejarah karena pertama kali BPD HIPMI Papua Selatan mengikuti ajang akbar tersebut.
Selain pengalaman pertama bagi pengusaha 4 kabupaten di Selatan Papua yaitu Merauke, Boven Digoel, Asmat dan Mappi tentu memberikan dampak positif.
Terlebih ada Xponesia Munas yang menghadirkan booth tenant bagi UMKM lokal se-Indonesia mempromosikan produk-produk unggulan.
Bahkan, penampilan debut perdana booth Xponesia Munas dari Bidang IX BPD HIPMI Papua Selatan sangat mencuri perhatian peserta dan tamu undangan Munas HIPMI.
Selain itu, BPD HIPMI Papua Selatan memperoleh penganugerahan Award Xponesia Munas XVIII HIPMI karena masuk nominasi 5 pemenang terbaik.
“Sangat banyak hikmah yang dipetik dalam munas HIPMI terutama kita bisa membangun jejaring networking,” kata Nickson.
“Dari situ, teman-teman bisa punya banyak teman, punya akses mengembangkan usahanya dan bertukar wahana memperkenalkan UMKM Papua Selatan lewat booth Xponesia Munas sehingga seluruh masyarakat melihat,” tandasnya. (Jurnalis: Adlan / Redaktur: Hidayatillah)



