Kampanye Dialogis di Boven Digoel, Apolo – Paskalis Prioritas Bangun Kemakmuran dan Bangkitkan Masa Kejayaan SDM Papua Selatan

Beritapapuaselatan.com, BOVEN DIGOEL – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan nomor urut 4, Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa berkomitmen membangun kemakmuran rakyat disegala bidang dan membangkitkan kejayaan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Papua Selatan.
Hal itu diungkapkan Calon Gubernur Provinsi Papua Selatan 2024-2029 nomor urut 4, Prof Apolo Safanpo dalam orasinya saat menggelar kampanye dialogis di Lapangan Ambonggo, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Jum’at sore (11/10/2024).
Mantan Rektor Uncen ini mengajak semua elemen untuk mensyukuri semua berkat Tuhan dalam hidup. Secara khusus, berkat hadirnya Provinsi Papua Selatan yang dianugerahkan Tuhan dan sudah lama diperjuangkan oleh orangtua, para pemimpin pendahulu serta senior yang dikabulkan oleh pemerintah pusat.
Sejalan dengan disiapkannya Provinsi Papua Selatan definitif 2025, Apolo Safanpo mengajak semua pihak untuk mensyukuri sebuah negeri yang indah, luas, terdapat susu dan madu, penuh potensi kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah.
Terdapat keramah tamahan pendduknya yang hidup rukun, guyub, aman dan damai di empat kabupaten yaitu Merauke, Boven Digoel, Asmat dan Mappi.
“Mari kita sambut provinsi baru ini dengan membangun semua sektor untuk menghadirkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat/rakyat di Papua Selatan,” ajaknya.
Apolo Safanpo mengingatkan bahwa Provinsi Papua Selatan yang besar ini tidak mungkin dibangun oleh satu orang atau sekelompok orang saja.
Guna mengelola potensi SDA yang besar diwilayah luas Papua Selatan tentu membutuhkan persatuan, kebersamaan, kerjasama dan kemitraan yang baik.
Oleh karena itu, sambung Dia, hadirnya Provinsi Papua Selatan dipercaya akan memberikan banyak kebaikan, kemurahan, dan peluang namun juga bisa berpotensi membawa masalah kemiskinan, marginalisasi, hutan, lingkungan hidup dan beragam masalah lain.
“Kita membutuhkan kepemimpinan yang mampu mempersatukan semua kelompok. Selain itu, membutuhkan persatuan untuk menangkal semua pengaruh-pengaruh negatif yang mungkin akan hadir,” ungkapnya.
Prof Apolo menyebut, lebih dari 50 tahun lalu, orang Boven Digoel dan Merauke sudah melayani, berkarya dan mengabdi disemua bidang sampai ke berbagai daerah.
Namun, dalam beberapa dekade belakangan ini, kita mengalami ketertinggalan dalam Sumber Daya Manusia (SDM).
“Oleh karena itu, kita harus bangkitkan kembali masa kejayaan orangtua kita, masa kejayaan para pendahulu kita yang pernah menorehkan sejarah bahwa orang Papua Selatan punya kualitas SDM yang hebat. Itu terbukti diseluruh seantero tanah besar Papua ini pernah dilayani orang-orang dari Papua Selatan,” lugasnya.
Putera daerah Asmat ini menjelaskan, Presiden diperiode pertama telah menitik beratkan pembangunan sektor infrastruktur dan sarana prasarana.
Selanjutnya, periode kedua Presiden meminta semua pimpinan lembaga/kementrian hingga kepala daerah baik gubernur, bupati/walikota agar memberikan perhatian yang besar untuk peningkatan kualitas pengembangan SDM.
Kini pemerintah sedang melaksanakan program nasional manajemen talen yaitu pembimbingan, pendampingan dan kaderisasi bagi anak-anak muda Indonesia untuk disiapkan menjadi pemimpin di Tahun 2045 mendatang.
Dimana bangsa Indonesia akan merayakan 100 tahun kemerdekaan pada 2045 sehingga anak-anak yang diberi perhatian dan disiapkan sekarang akan berusia 30-40 tahun saat itu. Merekalah yang akan menjadi pelaku pembangunan disegala bidang.
Inilah yang menjadikan sektor pendidikan sangat penting dan prioritas akan digenjot melalui program pengembangan kualitas SDM oleh pasangan Cagub dan Cawagub Papua Selatan, Apolo Safanpo – Paskalis Imadawa.
“Apabila Bapak/Ibu memberikan amanah dan kepercayaan kepada pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo – Paskalis Imadawa pada Rabu 27 November 2024 maka pemerintah provinsi sebagai perwakilan dan ujung tombak pemerintah pusat didaerah, kita akan memberikan prioritas kepada pengembangan SDM Papua Selatan,” tegasnya.
“Kita akan mempersiapkan anak-anak untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang besar dimasa akan datang. Orang bijak mengatakan, kalau kita mau melihat masa depan suatu bangsa/suatu kaum/komunitas itu cukup lihat anak-anak mudanya saja,” sambung Prof Apolo.
Jika anak mudanya baik, tutur Dia, maka bisa memprediksi bahwa bangsa/komunitas ini akan menjadi bangsa yang baik dimasa akan datang. Demikian sebaliknya.
Apolo mengajak semua elemen memberi waktu untuk mendampingi anak-anak generasi penerus bangsa.
“Jangan sampai anak-anak kita rusak karena minuman keras. Jangan sampai anak-anak kita rusak karena narkoba atau obat-obat terlarang karena bisa merusak masa depan kita,” tegasnya.
Apolo berpesan kepada stakeholder untuk terus mendukung semua kebijakan program pembangunan pemerintah pusat yang dilaksanakan didaerah ini.
“Supaya pembangunan dipercepat dan upaya kita menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat terwujud. Kita sambut masa depan yang lebih baik,” tandasnya. (Hidayatillah)




