BERITA PAPUA SELATAN

Membangun dari Batas Negeri

Berita Lifestyle Nasional Pemerintah Daerah Pendidikan Sosial Politik

Pemprov Papua Selatan Dorong Upaya Penyelesaian Masalah Pendidikan 

Pemprov

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan mendorong upaya penyelesaian permasalahan didunia pendidikan.

Demikian disampaikan Asisten I Setda Papua Selatan Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Joko Guritno mewakili Gubernur Papsel Apolo Safanpo membuka konsolidasi daerah pendidikan dasar dan menengah Provinsi Papua Selatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi setempat disalah satu hotel Merauke, Selasa (3/3/2026).

AJ Guritno mengatakan, Pemprov Papua Selatan berharap melalui konsolidasi ini dapat memberikan masukan dan saran terkait apa yang bisa dilakukan kedepan terkait pendidikan.

Selanjutnya, bagimana menerapkan sistem regulasi yang bisa diterapkan dan bisa memasukan kearifan lokal.

Lantaran penting supaya pendidikan bisa dihayati dan dimaknai dalam kehidupan sehari-hari.

“Pendidikan yang tinggi namun tidak menerapkan kearifan lokal berarti kita tidak mampu beradabtasi,” tuturnya.

Ia menegaskan, perlu dicermati bahwa mengapa sampai guru-guru di pedalaman banyak yang meninggalkan tugas, tidak pernah berada ditempat.

“Ini perlu juga menjadi pemikiran dan menjadi bahan permasalahan untuk dipecahkan dan diselesaikan bersama agar hal itu tidak terulang lagi,”ujar ASN penerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun dari Presiden RI.

Selain itu, kata Asisten I Sekda, kebanyakan guru di pedalaman kadang datang saat ujian sekolah. ia datang lalu memberikan ujian, hal ini juga perlu menjadi pemikiran dalam konsolidasi ini.

“Kalau kita punya guru-guru yang seperti itu sampai kapan pun kita bicara kualitas pendidikan tidak akan bisa,”kata Guritno.

Tak hanya itu, perlu juga menjadi perhatian terkait bocoran soal ujian dari guru saat ujian.

Akhirnya ketika anak itu melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP atau SMA tidak bisa membaca dan menulis.

“Ini juga menjadi permasalahan di lapangan. Selanjutnya terkait rumah-rumah guru, ada yang sudah dibangun dan ada juga yang belum dibangun,” ujarnya.

Ia menyebut, permasalahan lainnya yang juga sering dihadapi yaitu transportasi dan komunikasi harus menjadi perhatian. 

Untuk itu, perlu secara komprehensip jika hendak membangun dunia pendidikan.

AJ Guritno menyarankan agar rencana pembangunan sekolah kalau bisa di kampung-kampung jangan di kota.

Dengan demikian, anak-anak di kampung bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

Diharapkan, kedepannya anak-anak dan guru di pedalaman terintegrasi dan difasilitasi tinggal ditempat, gajinya juga bisa diambil ditempat tugas. 

Semuanya ini menjadi pemikiran bersama baik gurunya maupun murid.

Ia menyebut, semua persoalan ini harus dibahas dan diselesaikan.

Dengan demikian dapat memajukan dan mengembangkan pendidikan di Papua Selatan.

Melalui momentum itu, AJ Guritno menyarankan kajian kembali mengenai tugas dan pelayanan pemerintah, di Provinsi Papua dengan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 Tahun 2021 mengatur kewenangan dan kelembagaan dalam pelaksanaan Otonomi Khusus Provinsi Papua, termasuk pendidikan.

Mengacu dari peraturan tersebut, kata dia, provinsi mengelola peguruan tinggi dan Sekolah Luar Biasa (SLB). 

Sementara SD, SMP dan SMA kewenangan pengelolaanya di kabupaten, namun menjadi masalah karena keterbatasan anggaran maupun Sumber Daya Manusia (SDM) di kabupaten maupun provinsi.

Ia menjelaskan, tugas pengelolaan pendidikan dasar hingga SMA yang dikerjakan oleh pemerintah kabupaten cukup banyak, seringkali tidak bisa terjangkau.

Sementara, pemerintah provinsi hanya mengelola perguruan tinggi dan sekolah luar biasa. 

Provinsi mempunyai keleluasan namun tak bisa mencampuri kewenangan pemerintah kabupaten lantaran itu merupakan kewenangan dan tugas dari kabupaten.

“Ini menjadi pemikiran bersama kalau bisa dikembalikan seperti dulu, tetapi semuanya itu bergantung dari kebijakan pemerintah,” pesan AJ Guritno.

Selain itu, tambah dia, ada hal lain yang perlu menjadi pemikiran bersama agar supaya pendidikan didaerah ini dimajukan bersama. (Jurnalis: Adlan / Redaktur: Hidayatillah)

Visited 45 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page