BERITA PAPUA SELATAN

Membangun dari Batas Negeri

Berita Nasional Sosial Politik

Penuh Makna, Apolo Safanpo – Paskalis Imadawa Terima Simbol Adat Ezam Enim di Muting

Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan nomor urut 4, Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa menerima Miz dan aleb sebagai simbol Adat menjadi anak asuh Lembaga Masyarakat Komunitas Adat Ezam Enim Kampung Muting, Merauke, Papua Selatan sore, Kamis (10/10/2024). PS/HIDAYATILLAH

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan nomor urut 4, Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa menerima simbol Adat Ezam Enim dari Lembaga Masyarakat Malind Komunitas Adat Ezam Enim (KAEE) di Distrik Muting, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Kamis sore (10/10/2024). 

Pantauan media ini, sejak pagi hingga siang hari ini masyarakat adat Ezam Enim sudah bersiap menyambut kedatangan pasangan Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa di tempat adat Myan A’ha KAEE Jalan Bumun, Kampung Muting. 

Sampai pada waktu yang dinanti-nantikan, kedatangan Apolo Safanpo bersama Ketua Tim Pemenangan Apolo Safanpo dan Paskalis Imasawa Provinsi Papua Selatan, Imam Santoso dan parpol pengusung sekira pukul 15.00 WIT disambut tabuhan kandara/tifa. Disusul Paskalis Imadawa bersama istri dan rombongan. 

Kemudian, pasangan Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa diarak masuk ke rumah adat Myan A’ha KAEE. 

Keduanya dirias mengenakan pakaian adat Ezam Enim, mulai dipasangkan bawai atau cawat dari daun pohon sagu, Komakom atau manik-manik dada terbuat dari kerang dan lain-lain, Delalak atau gelang lengan dari rotan dan bunga anggin sertab azam atau mahkota Papua. 

Selanjutnya, Apolo – Paskalis diarak keluar rumah adat untuk masuk ke tenda dan duduk ditikar adat yang beralaskan Omsa atau daun nibung.

Ucapan qrapya tane nay kways kabman yang artinya ‘sambutlah mentari pagi sambutlah perubahan’ membuka prosesi ritual adat sakral penuh makna oleh Ketua Lembaga Masyarakat Malind Komunitas Adat Ezam Enim, Barnabas Iman Mahuze.

Ketua dan tokoh masyarakat adat Ezam Enim menaburkan kapur sirih di kening pasangan Apolo Safanpo – Paskalis Imadawa.

Kemudian, menyerahkan miz atau busur dan aleb atau anak panah serta pengukuhan sebagai anak asuh adat Ezam Enim. 

“Hari ini Bapak Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa menjadi anak asuh. Saya sebagai orangtua asuh. Nanti akan dikembalikan ketika Pak Apolo dan Paskalis menjadi orangtua kita ketika sudah menjadi gubernur dan wakil gubernur,” tegas Ketua Adat Umum Ezam Enim Kabupaten Merauke.

“Semua masyarakat Ezam Enim sudah satu suara mendukung Apolo Safanpo – Paskalis Imadawa,” tandas Barnabas Mahuze. (Hidayatillah

Visited 43 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page