Perkumpulan Sophia Nusantara Promosi Produk Kosmetik Mama Papua di Merauke

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Perkumpulan Sophia Nusantara menggelar workshop dan pameran produk kelompok usaha perempuan Payum Iwag di Trinity Cafe Lounge Merauke, Papua Selatan, Kamis (9/1/2025).
Dikesempatan tersebut, sekaligus dilaksanakan pemutaran film documenter dilema Food Estate dan Focus Group Discussion (FGD) pemetaan aktor dan pemetaan rantai pasar.
Guna penyadar tahuan akan ancaman lingkungan dan strategi inklusif gender dalam peningkatan taraf pendapatan.
Direktur Perkumpulan Sophia Nusantara, Muhammad Novan Prasetya kepada Beritapapuaselatan.com menuturkan, produk yang dipromosikan berbahan alami yang dikemas secara inovatif, cantik dan berkualitas.
“Kami sudah bersama mendampingi mama-mama Payum Iwag kurang lebih 5 bulan. Tibalah puncaknya kita lakukan pameran sekaligus ajang promosi 4 produk inovasi awal yaitu sabun original dan campuran kopi, body buter, body scrub dan lip balm (pelembap bibir),” ungkapnya.
“Inovasi ini satu-satunya di Papua Selatan. Produk dibuat oleh mama-mama Papua dari minyak kelapa tua menjadi bahan kosmetik,” sambung Novan.
Dia bersama tim masih akan terus berjuang bersama 20 orang kelompok usaha perempuan Payum Iwag yang berlatar belakang ibu rumah tangga dan berjiwa semangat muda untuk menghasilkan produk inovasi turunan lainnya.
Sejalan dengan hadirnya Perkumpulan Sophia Nusantara sebagai lembaga swadaya masyarakat termotivasi untuk mendorong perempuan Papua bisa berdaya secara ekonomi, mandiri dan berkelanjutan.
Adapun kosmetik yang sudah diproduksi sebanyak 1.000 kemasan tersebut dibanderol harga rata-rata Rp 25.000-an per pcs.
Diharapkan bisa laku, diterima dipasaran dan semakin luas marketnya pasarnya sehingga kaum perempuan mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga serta masyarakat Payum secara khusus.
“Harapannya melalui kegiatan ini terjalin kolaborasi dengan semua elemen. Kami sangat butuh dukungan dari semua pihak terutama pemerintah daerah,” ucap Novan.
Dia membeberkan, peserta yang mengikuti kegiatan workshop terdiri dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian & Perdagangan Provinsi Papua Selatan, Dinas Koperasi Usaha Kecil & Menengah, Perindustrian & Perdagangan Kabupaten Merauke, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Selatan.
Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Kabupaten Merauke, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Selatan, Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Merauke, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset & Inovasi Kabupaten Merauke.
Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Provinsi Papua Selatan, Dinas Pemberdayaan Kampung Provinsi Kabupaten Merauke, Dinas Pemberdayaan Kampung Provinsi Papua Selatan, Rumah BUMN Kabupaten Merauke, kelompok usaha Payum Iwag, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), General Meneger Hotel Di Merauke, dan General Meneger Careinn Hotel Merauke.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Merauke, Daud Holenger mengapresiasi Perkumpulan Sophia Nusantara yang telah memprakarsai beragam kegiatan tersebut.
“Ini menjadi kegiatan yang sangat penting. Perkumpulan Sophia Nusantara sebagai mitra pemerintah yang fokus terhadap isu lingkungan, pemberdayaan, perempuan dan budaya,” ujarnya.
Daud menyebut, sobat Sophia memiliki kepedulian yang tinggi dalam memberikan ruang bagi perempuan Papua suku Marind dalam kelompok Payum Iwag untuk bisa berperan aktif mengelola potensi lokal yang ada sepanjang pesisir pantai.
“Upaya memberdayakan kaum perempuan untuk mengelola potensi wilayah ini tentu memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan keluarga,” lugasnya.
“Pemerintah melalui instansi terkait wajib memberikan dukungan melalui pendanaan Otsus untuk kelompok usaha masyarakat asli Papua lewat BUMK. Tahun ini, kita akan memberikan dukungan untuk kelompok ini,” tandas Daud Holenger. (Hidayatillah)



