Umat Hindu di Papua Selatan Rayakan Nyepi dengan Baksos dan Ritual Keagamaan

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Umat Hindu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan mengawali rangkaian kegiatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dengan menggelar kegiatan bakti sosial (baksos).
Baksos tersebut berupa donor darah, pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan yang berlangsung di Pura Duta Dharma Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Minggu (16/3/2025) pagi-siang.
Dilanjutkan, pembagian takjil nasi box berbuka puasa kepada masyarakat yang berlangsung didepan Pura Duta Dharma Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Minggu sore.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Papua Selatan, I Wayan Swasta menuturkan, PHDI telah membentuk panitia perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dengan membagi dua kegiatan utama yaitu ritual keagamaan dan bakti sosial.
“Kami bersyukur kepada panitia dan koordinator baksos PHDI yang telah bekerja dengan luarbiasa melaksanakan bakti sosial donor darah, pengobatan dan pemeriksaan kesehatan serta sorenya membagikan takjil,” ucap I Wayan Swasta kepada Beritapapuaselatan.com disela-sela kegiatan.
Menurutnya, kegiatan baksos terselenggara diluar estimasi dan ekspektasi.
Awalnya PHDI melapor ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Merauke dengan estimasi sebanyak 50 kantong darah yang akan disumbangkan.
Sama halnya dengan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis sebanyak 50 peserta. Namun, panitia berhasil menghadirkan ratusan peserta.
“Setelah panita bekerja, pendonor darah lebih dari 100 orang. Untuk pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan diikuti lebih dari 150 orang. Kami ucapkan banyak terima kasih,” ungkap Ketua PHDI Papua Selatan.
I Wayan Swasta berharap, beragam kegiatan baksos tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat Papua Selatan khususnya di Tanah Miring Merauke.
Dikesempatan yang sama, Ketua Panitia Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1947 Papua Selatan, I Made Adi Suwandana menjelaskan, panitia telah memulai kegiatan utama dari dua item yaitu baksos dan nantinya melaksanakan ritual keagamaan.
“Baksos sudah terlaksana mulai dari donor darah, pengobatan dan pemeriksaan kesehatan hingga sore berbagi takjil,” ujarnya.
I Made Adi Suwandana merincikan, untuk ritual keagamaan akan dilaksanakan melasti (penyucian alam dan diri) di Pantai Lampu Satu pada Kamis 27 Maret 2025, tawur agung kenanga (mecaru) di pura Amertha Sari Merauke pada Jum’at 28 Maret 2025.
“Sabtu 29 Maret 2025 kita laksanakan hari raya nyepi (catur brata penyepian). Esoknya Minggu 30 Maret 2025 ngembak geni, disitu kita laksanakan silaturahmi,” lugasnya.
“Seperti tema tahun ini manavaseva madava seva kita melayani sesama umat (masyarakat) sama dengan kita melayani Tuhan,” sambung ketua panitia.
Sementara itu, Koordinator Baksos PHDI Provinsi Papua Selatan, Ketut Sukresno, SKM menambahkan, baksos diikuti masyarakat dan TNI-Polri yang antusias tinggi.
“Umat hindu dengan umat muslim yang sedang berpuasa dan masyarakat lainya, TNI Polri bersama-sama mendonorkan darah. Sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Dilanjutkan pemberian makan gratis 100 bungkus takjil dan 80 box nasi di Tanah Miring,” sebutnya.
Ketut Sukresno menegaskan, kegiatan baksos dan ritual keagaman dilakukan secara serentak seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke berdasarkan seruan dari PDHI Pusat.
“Semoga dengan kegiatan ini untuk masyarakat khususnya Tanah Miring selalu dalam kondisi sehat. Walau cuaca tidak menentu, hujan terus di Merauke. Dengan kesehatan terjamin maka bisa melaksanakan sesuai aktivitasnya bertani, guru, pegawai negeri, TNI-Polri,” tandasnya. (Hidayatillah)



