AJ Guritno Resmi Buka Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Papua Selatan 2026

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggelar seleksi calon pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka).
Mewakili Gubernur Apolo Safanpo, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno membuka secara resmi seleksi calon paskibraka tingkat Provinsi Papua Selatan di Merauke, Rabu (6/5/2026).
Seleksi dilakukan dalam rangka persiapan penyelenggaraan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2026 mendatang.
Asisten I Sekda Papua Selatan AJ Guritno mengatakan, ditengah kehidupan masyarakat dewasa ini, penghayatan dan penghormatan terhadap bendera merah putih semakin pudar dan menipis.

“Hal ini dapat kita lihat dengan tata krama penggunaan sang merah putih yang tidak sesuai dengan jiwa dan nilai-nilai yang terkandung pada bendera kebangsaan sebagai lambang negara Republik Indonesia,” tuturnya.
Belakangan ini, kata AJ Guritno, bendera merah putih hanya dibuat sebagai pajangan dan hiasan belaka.
Disebabkan karena sebagian masyarakat kurang memahami makna sang merah putih sebagai bendera kebangsaan Indonesia yang diperjuangkan dengan tetesan air mata, darah dan nyawa dalam merebut dan mempertahankan negara.
Untuk itu, kata Asisten I Sekda, perlu dilakukan upaya pembinaan bagi seluruh lapisan masyarakat dan komponen bangsa.
Terutama untuk membangun kembali “Nation Carakter Building” atau membangun karakter bangsa yang mulai pudar pada diri manusia Indonesia.
Agar dalam diri setiap anak bangsa tumbuh dan berkembang, sikap cinta tanah air, semangat patriotisme dan idealisme, rela berkorban serta adanya sikap dan perilaku dalam menghargai dan menghormati bendera kebangsaan sang merah putih.
AJ Guritno menyebut, salah satu wujud kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan dimaksud adalah dengan menyelenggarakan program seleksi calon paskibraka tingkat provinsi di Papua Selatan tahun 2026.
Dijelaskan, paskibraka ini nantinya mengemban tugas berat dan mulia pada upacara pengibaran dan penurunan duplikat bendera pusaka dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Saya memandang bahwa kegiatan ini mempunyai arti dan peran sangat penting dalam upaya mendapatkan calon-calon paskibraka yang memiliki sikap tanggung jawab, disiplin dan rela berkorban, berdedikasi tinggi serta memiliki akhlak mulia dan berkepribadian baik,” ungkapnya.
AJ Guritno meyakini, anak-anak yang hadir merupakan siswa dan siswi terbaik dari empat kabupaten dalam cakupan wilayah Provinsi Papua Selatan.

Selain itu, telah memiliki kriteria yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi calon paskibraka tingkat provinsi.
“Anak-anakku sekalian ikutilah seluruh rangkaian proses ini dengan sungguh-sungguh, tampilkan seluruh kemampuan terbaik yang ada pada dirimu, bahwa kamu yang terbaik di Provinsi Papua Selatan,” pesan Asisten I Sekda.
Dia menegaskan, paskibraka yang dilaksanakan tiap tahun janganlah dijadikan kegiatan rutinitas belaka namun harus ada peningkatan kualitas secara terus menerus.
Mulai dari persiapan, proses, seleksi, pelatihan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. Untuk itu, perlu kerja keras dan semangat kebersamaan dari seluruh yang terlibat, baik anak-anak calon paskibraka, panitia dan pelatih untuk mencapai tujuan yang diinginkan bersama.
Para panitia dan tim seleksi diminta melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan aturan serta ketentuan yang berlaku serta dengan penuh tanggung jawab menciptakan tim yang baik dari seluruh unsur yang terlibat.
“Mudah-mudahan kegiatan seleksi ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses sesuai dengan tujuan yang kita harapkan bersama,” tandas AJ Guritno. (Jurnalis: Adlan / Redaktur: Hidayatillah)


