Bulog Merauke Salurkan 15.800 Bantuan Pangan di 3 Distrik

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Selama dua hari ini, Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Merauke menyalurkan 15.800 kilogram (kg) bantuan pangan tahun 2025 di 3 kampung dari 3 distrik.
Pimpinan Bulog KC Merauke, Karennu mengatakan, tiga titik penyaluran bantuan pangan yang sudah dilaksanakan sejak Minggu (3/8/2025) yaitu Distrik Kurik, Padang Raharja Distrik Malind dan hari ini Kelurahan Karang Indah, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke.
“Realisasi penyaluran di Merauke baru empat persen dari total 364.220 kg. Karena perhari ini baru terealisasi 15.800. Jadi, masih ada sekitar 384.420 kg,” tutur Pinca Bulog Merauke kepada Beritapapuaselatan.com, Senin (4/8/2025).
Dia menjelaskan, Bulog Merauke bertugas menyalurkan bantuan pangan beras ke 4 kabupaten di Provinsi Papua Selatan.
Jika Kabupaten Merauke baru mencapai 4 persen, Kabupaten Boven Digoel justru sudah disalurkan bantuan pangan 100 persen.
Dari total bantuan pangan tahun 2025 untuk Kabupaten Boven Digoel pada 20 distrik dengan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) sebanyak 5.152 PBP atau 103.040 Kg alokasi bulan Juni dan Juli 2025.
“Kita berharap, Merauke bisa segera tersalurkan 100 persen. Kami sambil menunggu proses administrasi dari Kabupaten Asmat dan Mappi yang belum direalisasikan,” ungkap Karennu.
Menurutnya, Bulog terus berkoordinasi dengan pihak kabupaten, distrik, kelurahan, kampung dan TNI – Polri dalam hal ini babinsa maupun Babhinkamtibmas agar semua bantuan pangan tersalurkan secara baik.
Mengingat batas akhir penyaluran secara operasional administrasi 25 Agustus, ketentuan dari Bappanas.
“Kami harapkan, kerjasama semua pihak baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten yang menangani bantuan pangan bersama semua instrumen bisa berjalan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.
“Pers (media massa, red) juga bisa menginput data agar informasi bantuan pangan bisa sampai dikampung-kampung,” ucap Karennu.
Dikatakan, data penerima bantuan pangan saat ini merupakan turunan dari Kementrian Sosial (Kemensos), yang telah didata turun ke Bappanas.
Kemudian, Bappanas menyalurkan bantuan pangan ke Bulog wilayah dan cabang berdasarkan data tersebut.
Adapun teknis pelaksanaannya, bantuan disalurkan oleh Bulog ke distrik/kelurahan/kampung secara simbolis untuk kemudian menyalurkan ke masyarakat PBP
Meski diakuinya, persoalan cuaca saat ini dan masalah data dari Kemensos yang harus divalidasi kembali.
“Kami masih terus berharap bantuan dari pihak keamanan untuk mengawasi jalannya penyaluran bantan pangan,” tandas Karennu. (Adlan/Hidayatillah)




