
Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – SD Muhammadiyah Program Khusus (SDMPK) Bambu Pemali (Bampel) menggelar parenting kelas dan pembentukan pengurus komite sekolah masa bakti 2025-2028, Sabtu (2/8/2025).
Kepala SDMPK Bampel, Abdul Rasyid M.Akib, M.Pd.I menuturkan, pihak sekolah mengundang ratusan orangtua siswa kelas IV, V, dan VI untuk mendengarkan materi parenting.
“Guru dan orangtua siswa mendapatkan pencerahan terkait dengan hal-hal berkaitan bulying atau perundungan anak. Untuk sama-sama kita menjaga anak-anak,” ungkapnya kepada Beritapapuaselatan.com disela-sela kegiatan.
Dia menjelaskan, menghadirkan pemateri dari Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Selatan.
Menurut Rasyid, guru dan orangtua juga memiliki tugas memberikan pemahaman kepada semilua pihak agar anak disekolah merasa aman dari bulying.
“Karena di Indonesia (bulying, red) banyak sekali. Ada secara fisik, verbal, medsos. Kita menjaga itu dan menjadikan sekolah aman bagi anak,” ujarnya.
Rasyid merincikan, parenting mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, pengembangan emosional dan sosial, penerapan nilai-nilai, pemberian contoh yang baik, dan menciptakan lingkungan yang kondusif.

Adapun tujuan parenting di sekolah yaitu meningkatkan kesadaran orang tua, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua, mempertemukan kepentingan dan keinginan.
Selain itu, mendukung perkembangan anak, membentuk karakter anak, meningkatkan kualitas kepengasuhan, mengatasi masalah anak, membangun komunikasi yang baik.
Dikatakan, urgensi parenting anak bagi orangtua terletak pada kemampuannya untuk membimbing perkembangan anak secara optimal, membangun hubungan yang kuat, dan menciptakan keluarga yang harmonis.
Beberapa alasan ilmu parenting sangat penting yaitu membantu memahami perkembangan anak, meningkatkan keterampilan pengasuhan, membangun hubungan yang kuat.
Kemudian, menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, mencegah masalah perilaku, mempersiapkan anak menghadapi masa depan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dengan demikian, ilmu parenting adalah investasi bagi orang tua untuk membangun keluarga yang bahagia, harmonis, dan memberikan bekal terbaik bagi anak-anak mereka untuk masa depan mendukung perkembangan anak.
Sekaligus membentuk karakter anak, meningkatkan kualitas kepengasuhan, mengatasi masalah anak, membangun komunikasi yang baik.
“Agenda parenting kita laksanakan setiap 1 semester 1 kali. Jadi, 1 tahun dua kali. Ini sangat penting sekali karena dunia pendidikan sorotannya luar biasa lrbiasa,” tegas Rasyid.
Dia berharap, ada pemahaman bersama antara pihak sekolah, orangtua dan stakeholder tentang masalah perundungan anak.
“Diharapkan, SDMPK Bampel menjadi contoh anti bulying. Tidak ada bulying di sekolah karena kita selalu tanamkan kepada anak-anak dan setiap pagi diberi nasehat. Begitupun sebelum pulang kita kasih nasehat supaya mereka saling menjaga dan menyayangi,” ucapnya.
Rasyid menambahkan, usai parenting akan dilakukan pemilihan komite sekolah periode kedua sejak SDMPK Bampel berdiri Tahun 2019.
“Komite bisa dari unsur orangtua dan pemerhati pendidikan. Kriterianya, peduli dengan dunia pendidikan, selalu membantu mencarikan donasi untuk sarana prasarana sekolah. Jadi, tidak langsung sekolah yang menangani,” tandasnya. (Adlan/Hidayatillah)




