BERITA PAPUA SELATAN

Membangun dari Batas Negeri

Berita Ekonomi Foto Lifestyle Nasional Pemerintah Daerah Pendidikan Teknologi

Kolaborasi UT School dan Denzipur 11/MA Cetak Operator Alat Berat di Merauke Papua Selatan

UT School
Pose bersama Dandenzipur 11/MA, Kapten CZI Eka Rian Novyanda, S.S.T.Han, Branch Manager PT United Tractors Tbk Cabang Jayapura, Adhytia bersama tim, peserta pelatihan operator alat berat batch II tahun 2025 dan tamu undangan usai upacara pembukaan di halaman Mako Denzipur 11/MA, Rabu (12/2/2025).

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Sukses di batch (angkatan) ke-1, United Tractors (UT) School kembali berkolaborasi dengan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 11/Mit Anim (MA) mencetak operator alat berat di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Komandan Denzipur 11/MA, Kapten CZI Eka Rian Novyanda memimpin upacara pembukaan pelatihan operator alat berat merk Komatsu angkatan ke-2 tahun ini di halaman Mako Denzipur 11/MA, Rabu (12/2/2025).

Branch Manager PT United Tractors Cabang Jayapura, Adhytia kepada Beritapapuaselatan.com mengatakan, UT School dibawah naungan Yayasan Karya Bakti UT berkomitmen memberikan kontribusi maksimal dalam mencerdaskan generasi muda dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) diberbagai bidang.

Salah satunya, mencetak SDM operator alat berat yang handal bagi pencari kerja di Merauke. Sejalan dengan projek-projek yang sedang berkembang pesat di Bumi Anim Ha.

Termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digalakkan oleh pemerintah pusat.

“Kami memiliki inisiatif menyelenggarakan pelatihan operator alat berat di Merauke tujuannya agar anak-anak muda yang ingin bekerja bisa berperan aktif dan merasakan projek-projek yang ada,” tuturnya didampingi UT Schoo, Dwi Winarno.

Menurut Adhytia, kesempatan kerja akan semakin terbuka ketika perusahaan turut andil mencetak SDM pekerja handal yang beriringan dengan penyelenggaraan program pemerintah sehingga terserap tenaga kerja dari kalangan masyarakat.

Dia menyebut, UT School menggandeng Denzipur 11/MA karena dinilai sebagai salah satu mitra instansi yang tepat dan berkompeten saat operasi dilapangan.

“Kita bekerjasama aktif dengan Denzipur 11/MA karena sangat proper dan memiliki kompetensi mumpuni mulai dari training bintalsik, pengembangan kemandirian hingga mengoperasikan alat berat,” ujar Adhytia.

Diakuinya, masih dibutuhkan lebih banyak tenaga kerja handal siap pakai sehingga pelatihan operator alat berat bagi pencaker Merauke dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.

Diawali training angkatan pertama sebanyak 10 peserta dari masyarakat sipil. Diantaranya, 9 Orang Asli Papua (OAP) dan 1 non OAP.

Kemudian, training angkatan kedua saat ini sebanyak 12 peserta diantaranya 7 OAP dan 8 non OAP.

Selanjutnya, masih akan digelar kembali training operator alat berat angkatan ketiga dalam waktu dekat yang berpusat di Denzipur 11/MA Jalan Poros Tanah Miring, Merauke, Papua Selatan.

Tentu peserta yang direkrut harus melalui proses seleksi cukup ketat seperti psikotes, mental dan lain-lain.

Tak hanya itu, sambung Adhytia, UT School juga menyelenggarakan training mekanik diseluruh Tanah Papua.

UT School
Peserta operator alat berat Batch 1 yang sudah melalui pendidikan dari UT School kolaborasi Denzipur 11/MA, diserahterimakan mengikuti On Job Training di PT AMS untuk menambah lagi jam terbang operasi.

“Kami konsentrasi rekrutmen khususnya OAP, baru pendatang. Harapannya, dengan dilaksanakan pelatihan operator alat berat maka kompetensi tenaga kerja semakin meningkat sehingga sudah siap untuk bekerja,” ucapnya.

Dia menambahkan, peserta pelatihan angkatan ke-1 yang sudah melalui pendidikan dari UT School dan Denzipur, kini diserahterimakan untuk on job training di PT AMS guna menambah lagi jam terbang operasi.

Sementara itu, Dandenzipur 11/MA, Kapten CZI Eka Rian Novyanda mengungkapkan, ini suatu kolaborasi yang sangat bagus antara unsur TNI di satuan wilayah Papua Selatan dengan UT School.

“Sudah seirama dan sejalan dengan tugas pokok TNI yaitu mendukung tugas-tugas atau peran dari pemerintah. Kita punya tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan masyarakat,” lugasnya.

Disamping itu, mendukung tugas pemerintah pusat yaitu program PSN food estate dan pembangunan infrastruktur yang sedang digalakkan di Papua Selatan yang nantinya akan menjadi Central Point of Indonesia.

Dengan demikian, dibutuhkan banyak sekali kemampuan-kemampuan tenaga ahli dibidang operator alat berat.

Dimana Denzipur adalah satuan yang memperbantukan segi pembangunan berskala ringan dan besar.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada UT School yang mau menggandeng kami dan merekrut peserta training operator alat berat yang notabene orang Papua. Bagi peserta, kami berikan bimbingan mental fisik (bintalsik) dan karakter supaya mereka siap diterjunkan dilingkungan kerja,” ujar Dandenzipur.

Kapten CZI Eka Rian Novyanda merincikan, kawasan lingkungan Merauke yang mayoritas rawa dan hutan maka bintalsik sangat diperlukan.

Selain itu, Denzipur akan melatih peserta berupa kesiapsiagaan dan kekompakan cara mengatasi insiden atau kecelakaan dilapangan dengan membekali bela diri dasar.

Termasuk membangun kekompakan melalui outbond, memberikan materi wawasan kebangsaan, nasionalisme pancasila, bela negara, ke-Tuhanan YME, kerukunan hidup antar umat manusia dan beragama sehingga jebolan peserta operator alat berat siap diterjunkan, berkomunikasi dan brinteraksi dalam lingkungan kerja.

Adapun estimasi waktu pendidikan atau pembinaan di Denzipur kurang lebih selama 1 bulan. Mulai dari program pelatihan bintalsik selama 3 hari, inclass training 5 hari, dan off the job training gerakan dasar selama 17 hari.

“Peserta adalah orang pilihan dan melalui proses sangat ketat. Pada batch pertama, pelatihan selama satu bulan sudah siap diterjunkan dalam ranah lingkungan kerja,” tandas Dandenzipur 11/MA. (Hidayatillah)

Visited 85 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page