BERITA PAPUA SELATAN

Membangun dari Batas Negeri

Berita Hukum Kriminal Nasional Pemerintah Daerah

Kronologi Massa Bakar Kantor BKPSDM Mappi, DPRD dan…

Bakar kantor
Kondisi Kantor BKPSDM Kabupaten Mappi saat dibakar massa, Rabu (20/11/2024) pagi hingga siang.

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Massa diatas 500 orang turun ke jalan membakar gedung Kantor BKPSDM Kabupaten Mappi yang terletak di Jalan Irian Km 4 Kepi, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, Rabu (20/11/2024) sekira pukul 10.50 WIT.

Massa juga merusak dan menjarah gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mappi. Tak hanya itu, gapura kediaman Penjabat (Pj) Bupati Mappi ikut jadi sasaran pembakaran.

“Massa mengancam mau bakar bandara besok,” tutur seorang warga Papua Selatan, Syahril Mindip yang berada di lokasi kejadian pembakaran Kantor BKPSDM Mappi yang dikonfirmasi Beritapapuaselatan.com, Rabu sore.

Ia menjelaskan, kronologi tindakan anarkis pembakaran dan pengrusakan sejumlah kantor di Mappi oleh massa itu akibat kekecewaan terhadap hasil pengumuman SKD CPNS 2024 Kabupaten Mappi.

“Sekarang kondisinya sudah kondusif. Besok ada pertemuan DPRD Mappi, PJ Bupati dan masyarakat jam 09.00 WIT,” ungkap pria berdarah Makassar yang juga jurnalis INews MNC.

Sementara itu, Kapolres Mappi, AKBP Yustinus S. Kadang yang dikonfirmasi wartawan via telepon seluler membenarkan adanya aksi pengrusakan yang dilakukan oleh massa di Kabupaten Mappi.

“Iya baru terjadi (Kantor BKPSDM Mappi, red) dibakar gara-gara pengumuman CPNS kemarin (Selasa 19 November 2024, red),” ujarnya.

“Sejak kemarin, mereka sudah marah-marah lalu BKPSDM sampaikan bahwa besok (hari ini, red) akan dilakukan pertemuan dengan Pak Pj Bupati. Sementara Pak Pj Bupati belum datang tadi, makanya mereka merusak sampai bakar kantor,” sambung Kapolres.

AKBP YS Kadang menjelaskan, BKPSDM Mappi tidak berkoordinasi dengan pihak keamanan saat melakukan pengumuman hasil SKD CPNS 2024.

Terlebih kata Kapolres, kejadian pembakaran Kantor BKPSDM Mappi sudah pernah terjadi 2020 lalu saat massa tidak terima dengan hasil CPNS. Sekarang terulang lagi harusnya menjadi pelajaran.

“Kerugian secara material kami belum bisa pastikan berapa jumlahnya. Memang ada 3 kantor yang dirusak yaitu BKPSDM dibakar, kemudian kantor Setwan dan Setda dirusak,” lugasnya.

Kapolres menyebut, tidak ada korban jiwa atau terluka dalam insiden naas tersebut.

“Kami Polri melakukan upaya-upaya secara persuasif walau tadi massa membawa alat tajam, parang, kampak, dan balok-balok,” tandasnya. (Hidayatillah)

Visited 93 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page