UT School Berkontribusi Bangun SDM Masyarakat di Tanah Papua

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – United Tractors (UT) School sebagai lembaga pendidikan mekanik dan operator alat berat dibawah Yayasan Karya Bakti UT (YKBUT) memiliki komitmen tinggi untuk berkontribusi membangun sumber daya manusia (SDM) masyarakat lokal di Tanah Papua.
“Insya Allah kedepan kami akan selalu hadir untuk membangun masyarakat Papua,” tutur Direktur UT School, Mochamad Hamdan Aziz dalam sambutannya pada acara penutupan pelatihan operator alat berat batch II Tahun 2025 di Mako Denzipur 11/Mit Anim, Senin (10/3/2025).
Pria energik lulusan Magister Program Master of Mechanical Engineering di Swiss German University ini menjelaskan, program pendidikan pelatihan mekanik telah digencarkan oleh UT School di Tanah Papua antara lain, Kabupaten Merauke, Jayapura, Sorong dan Timika.
“Mudah-mudahan April (2025, red), kami sudah kembali melaksanakan pelatihan sebagai bentuk program CSR PT United Tractors Tbk yang betul-betul ada untuk membangun masyarakat lokal,” ungkap M Hamdan Aziz.
Menurutnya, UT School belum terlambat berkontribusi positif mendukung program pemerintah diujung timur Indonesia yang segi penataan pembangunannya sudah apik.
“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan mampu memberdayakan seluruh komponen masyarakat disini. Terima kasih kepada Denzipur 11 telah bekerjasama membantu kami untuk mengembangkan operator alat berat guna mendukung program ketahanan yang digalakkan pemerintah,” ucap Direktur UT School.
Dikatakan, UT School bersama Denzipur tak hanya membekali siswa terampil secara profesional mampu mengoperasikan alat berat excavator semata, namun juga menyiapkan mental dan kedisiplinan.
Sejalan dengan salah satu misi UT School mencetak generasi muda yang memiliki nilai kuat dari segi pendidikan berkualitas dan karakter/budaya INSANI (Integritas, Santun, Ahli dan Berani).
Mengingat untuk mengoperasikan alat berat membutuhkan kecakapan, ketelitian tinggi dan konsep dimanapun bekerja.
“Rekan-rekan siswa operator alat berat tetap memperhatikan keselamatan adalah nomor satu. Apa yang telah diberikan instruktur tetap harus dilaksanakan,” pesannya.
“Instruktur juga telah membekali rekan-rekan dalam meniti karir agar rekan-rekan bisa berbakti kepada tanah air, bisa mendapatkan penghasilan dan bisa membahagiakan keluarga karena bisa bekerja dengan kompetensi yang sudah kami berikan,” sambung M Hamdan Aziz.
Dia berharap, jebolan siswa pelatihan operator alat berat ini menambah wujud peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya Orang Asli Papua (OAP) yang semakin merata sesuai harapan pemerintah.
“Jaga nama baik dimanapun anda berada. Saya setiap melangkah selalu memegang prinsip apa yang kita lakukan baik pasti akan menghasilkan baik. Itu harus terus dijunjung rekan-rekan yang mengikuti pelatihan ini,” lugasnya.
M Hamdan Aziz juga berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Merauke dan sekolah yang menjadi mitra UT School dalam menyukseskan program mewujudkan tenaga ahli mekanik dan operator serta instruktur alat berat profesional yang siap bekerja dan terlatih.
Pantauan Beritapapuaselatan.com, turut hadir dalam closing ceremony, Wakil Gubernur Provinsi Papua Selatan, Paskalis Imadawa, Wakil Direktur Bidang Kerjasama Institusi dan Pengembangan Layanan, Syaifuddin Zuhri, Dandenzipur 11/MA, Kapten CZI Eka Rian Novyanda.
Juga hadir Kepala Disnakertrans ESDM Provinsi Papua Selatan, Lambertus Fatruan, Kepala Disnakertrans Kabupaten Merauke, Keliopas Ndiken, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Merauke, Leo Patria Mogot, Branch Manager PT UT Tbk Cabang Jayapura, Adhytia Pratomo Saputro, EHS SR UT Jayapura, Yusril Ihsa Pahala Nur dan tim serta Perwakilan Kepala SMKN 3 Merauke. (Hidayatillah)



