BERITA PAPUA SELATAN

Membangun dari Batas Negeri

Berita Budaya Lifestyle Nasional Pemerintah Daerah Sosial Politik

Buka Musda, AJ Guritno Ajak IKT Bangun dan Majukan Papua Selatan

IKT

Beritapapuaselatan.com, MERAUKE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan mengajak Ikatan Kelurga Toraja (IKT) bersama etnis lainnya membangun dan memajukan Provinsi Papua Selatan. 

Hal itu disampaikan Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno mewakili Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo sekaligus membuka Musyawarah Daerah I Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua Selatan disalah satu hotel Merauke, Jumat (27/6/2025).

Dalam sambutan, AJ Guritno menilai musda merupakan kebiasaan keluarga untuk memilih siapa yang dituakan, siapa yang menjadi pemimpin.

“Kami yakin musyawarah ini akan berjalan dengan baik dan dapat memilih pemimpin/ketua yang dapat disepakati bersama,” tutur ASN penerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun dari Presiden RI.

AJ Guritno meyakini pasti memilih ketua yang terbaik, lantaran sudah terbiasa hidup bermusyawarah untuk mengambil keputusan.

“Ini merupakan tradisi dari orang Toraja,” ujar Agustinus Joko Guritno.

Ia mengatakan, Pemprov Papua Selatan mengucapkan terima kasih kepada IKT yang telah berpartisipasi membangun provinsi ini.

“Orang Toraja ada di empat kabupaten yang ada di Papua Selatan, dan sudah berkiprah dalam melaksanakan pembangunan untuk memajukan daerah ini,” ungkap AJ Guritno.

Menurut dia, sejak awal berdirinya provinsi ini, orang Toraja sudah ada bersama etnis lain berperan aktif bahkan ikut berjuang.

Untuk itu, tidak diragukan lagi bahwa orang Toraja bakal menjadi contoh dalam persatuan dan kesatuan. 

Hingga kini, pemerintah tak pernah menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan etnis Toraja.

Selain berpartisipasi dalam pembangunan, lanjut AJ Guritno, etnis Toraja dan lainnya sudah bersatu dengan masyarakat lokal asli Papua di empat kabupaten yang ada di provinsi ini. 

Selain itu, ikut membantu masyarakat lokal dalam perekonomian.

“Ini merupakan salah satu partisipasi lokal dalam perekonomian,” lugas Agustinus Joko Guritno.

Dalam pemerintahan pun, ia menilai, orang Toraja serta etnis lainnya sudah ikut berpartisipasi dan melakukan hal-hal terbaik untuk provinsi Papua Selatan.

Pemerintah sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, mengajak semua pihak dari golongan dan etnis apapun bersama-sama bersatu membangun dan memajukan daerah ini.

“Dengan demikian maka daerah ini akan cepat maju,” ungkap Agustinus Joko Guritno.

Ia menyebut, dukungan dari IKT dan juga etnis lainnya untuk membangun serta memajukan daerah ini disegala bidang sangat dibutuhkan. 

Dengan demikian, kemajuan Papua Selatan dapat berjalan lancar, baik dan sesuai harapan undang-undang pemekaran provinsi ini. Tapi juga harapan dari masyarakat. 

Selain itu, dapat mensejahterakan masyarakat di Provinsi Papua Selatan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, saya mengucapkan terima kasih atas segala partisipasinnya untuk memajukan daerah ini,” ucap AJ Guritno.

Sementara itu, Bupati Merauke Yoseph B Gebze dalam sambutannya mengatakan,  kehadiran dan penyelenggaraan Musyawarah Daerah IKT ini merupakan sebuah penegasan atas eksistensi dan komitmen masyarakat Toraja dalam membangun daerah ini.

Lanjut Bupati Yoseph, terutama di tengah dinamika baru yang terjadi sejak pemekaran wilayah dan terbentuknya Provinsi Papua Selatan.

“Pemekaran provinsi ini membawa harapan baru sekaligus tantangan yang besar,” harapnya.

Dalam konteks itulah, kehadiran organisasi-organisasi kedaerahan seperti IKT menjadi sangat penting, sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat kohesi masyarakat, serta menyumbangkan gagasan dan kontribusi nyata dalam pembangunan.

Ia juga berharap, Musda ini tidak hanya menjadi forum untuk konsolidasi internal organisasi, tetapi juga melahirkan rencana-rencana strategis yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, 

Selanjutnya, mendukung visi pembangunan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Papua Selatan.

“Sebagai ibukota Provinsi Papua Selatan, Kabupaten Merauke adalah rumah bersama bagi kita semua,” ujar bupati.

Yoseph mengajak semua bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkuat semangat persatuan.

“Kita harus membangun daerah ini dengan prinsip keadilan, kesetaraan, dan saling menghargai antar komunitas, tidak boleh ada denominasi,” tegasnya.

“Mari kita junjung semangat bersama berbagi peran dan tanggung jawab dengan proporsi yang adil dan pantas,” imbuhnya.

Bupati Yoseph mengatakan, demokrasi memang penuh dinamika, dan itu adalah hal yang wajar. 

“Justru dari dinamika itulah kita belajar untuk saling memahami dan membangun keseimbangan. Prinsip inilah yang harus kita rawat bersama demi masa depan Papua Selatan yang damai, adil, dan sejahtera,” tandasnya. (Hidayatillah)

Visited 80 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page